Tampilkan postingan dengan label Fakta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fakta. Tampilkan semua postingan

Mengenal Rekayasa Setan



Rekayasa dan pengkhianatan setan terhadap anak cucu Adam a.s. saat melakukan ibadah, terdapat tujuh cara:
Setan melarang taat kepada Allah. Apabila hamba Allah terpelihara, syetan memerintahkan agar hamba itu diperangi.
Apabila hamba itu diselamatkan Allah dari serangan setan, hamba itu digoda kemudian agar tergesa-gesa.
Jika Allah menyelamatkannya, hingga amalnya sempurna, setan menggoda agar memperlihatkan kesempurnaan amalnya.
Apabila Allah menjaganya dari godaan itu, setan masuk melalui takjub terhadap diri sendiri.
Apabila hamba melihat adanya anugerah Allah, setan menggoda agar hamba itu berijtihad dalam wilayah sirrullah (rahasia Allah). Setan membisikkan kepada hamba, “Sebenarnya Allah ingin menampakkan diri-Nya kepadamu!” Ucapan ini, dengan harapan agar si hamba terjerumus riya’. Tetapi, apabila sang hamba menyerahkan diri semuanya hanya pada Ilmu Allah, maka ia selamat.
Jika hamba melemah, tidak mengikuti aturan Allah, setan berbisik kembali, “Anda tidak butuh lagi terhadap amal tersebut. Karena jika Anda ditakdirkan bahagia, pasti meninggalkan amal itu tidaklah membahayakan Anda. Namun jika Anda ditakdirkan celaka, tentu, amal itu sama sekali tidak memberi manfaat kepada diri Anda!”
Apabila Allah masih menyelamatkan hamba-Nya ini, maka sang hamba berkata pada setan itu, “Aku ini hanya hamba. Dan bagi seorang hamba harus melaksanakan perintah tuannya. Sedang tuannya berbuat sekehendaknya dan menghukum sekehendaknya pula.” Maka, hamba ini selamat dari setan, atas pertolongan Allah. Jika tidak, maka hancurlah hamba tadi.
(Dikutip dari kitab Raudlatut Thalibin wa ‘Umdatus Salikin karya Imam Ghazali)

Sumber : ki semar
Bagikan Share
Baca selengkapnya »»

Masjid Roma, Masjid terbesar di Eropa

Masjid Roma, demikian nama masjid itu, merupakan masjid terbesar di seluruh Eropa. Berdiri di atas lahan seluas 30.000 m2, masjid karya arsitek Paolo Portoghesi, Vittorio Gigliotti, dan Sami Mousawi dibangun tahun 1984. Masjid ini berada di dalam area Pusat Kebudayaan Islam di Roma. Keberadaan masjid terbesar di Eropa ini dimulai tahun 1972. Di tahun itu inisiatif pembangunan Masjid Roma sudah mencuat.


Di tahun 1972, secara resmi Pusat Kebudayaan Islam Italia terbentuk. Tapi sebenarnya embrio Pusat Kebudayaan Islam di Italia itu sudah ada sejak 1966. Tujuannya tak hanya melayani komunitas Muslim di Italia namun juga menjadi jembatan bagi terciptanya dialog antara Islam dan dunia Barat.

Masjid yang pembuatannya kelar pada 1995 itu bisa menampung hingga 40.000 umat. Ruang utama masjid ini mencontoh model masjid berarsitektur Islam dengan perpaduan gaya klasik Romawi. Ruang ibadah berbentuk segi empat dengan halaman luas di luarnya ditambah air mancur di bagian tengah. Ruang ini bisa menampung sekitar 2.500 orang. Masjid ini dilengkapi antara lain dengan perpustakaan seluas 4.000 m2, ruang konferensi, dan pusat pendidikan bahasa Arab.
http://eternallycool.net/wp-content/uploads/2009/05/mosque-entry.jpg

Di belakang masjid dua jalur terbentang sehingga menghasilkan sebuah latar belakang berbentuk horisontal antara masjid itu dengan gunung Parioli. Dua jalur tadi juga mengakomodasi bentuk lengkung masjid. Sekitar 100 pohon cemara Romawi juga menghiasi taman terbuka di kompleks masjid ini.

Efek pencahayaan juga merupakan hal yang secara detil diperhatikan Portoghesi. Pencahayaan pada 16 kubah pada masjid itu disaring oleh jendela yang menjadi media untuk memantulkan cahaya. Portoghesi membuat konsep penerangan pada masjid ini untuk mengekspresikan secara universal hubungan antara Allah dan manusia. Penerangan masjid ini dibuat melalui pembiasan cahaya dan penyinaran cahaya langsung ke dalam masjid.

Dalam struktur bangunan ini juga terlihat ciri khas Islam seperti dari lengkungan saling silang, pilar-pilar yang menggambarkan hutan Magribi dan dari lingkaran-lingkaran konsentris yang menggambarkan kosmologi tujuh langit. Intinya, masjid agung yang sebagian besar dibiayai oleh Kerajaan Arab Saudi ini begitu megah.

Paolo Portoghesi, sang arsitek utama, lahir tahun 1931. Ia lulus dari Universitas Roma tahun 1957. Mulai 1968 hingga 1976 ia menjadi professor Sejarah Arsitektur di Polithecnic of Milan.

Islam merupakan komunitas religious lumayan besar di Italia. Mereka berasal dari berbagai penjuru dunia dengan bahasa dan status sosial yang berbeda-beda. Saat ini ada 800.000 pemeluk agama Islam di Italia. Empatpuluh ribu di antaranya berkebangsaan Italia. Kebanyakan pemeluk Islam ini terdiri dari imigran yang tiba dalam kurun waktu 20 tahun terakhir. Mereka berasal dari Maroko, Albania, Tunisia, Senegal, Mesir, Aljazair, dan negara-negara afrika Utara serta Timur Tengah. (Sumber: Kompas)
Bagikan Share
Baca selengkapnya »»

Malaikat kecil yang dicintai Allah

Berikut ini adalah kisah sedih gadis berumur 10 tahun yang bernama Bar`ah. Orang tua Bar’ah adalah dokter dan telah pindah ke Arab Saudi untuk mencari kehidupan yang lebih baik.

Pada usia ini, Bar`ah telah menghafal seluruh Al Qur’an beriktu tajweednya , dia sangat cerdas hingga gurunya pernah mengatakan bahwa dia paling unggul untuk anak seusianya.

Dia hidup dalam keluarga kecil yang berkomitmen untuk Islam dan ajaran-ajarannya … . Suatu hari ibunya mulai merasa sakit perut yang parah dan setelah beberapa kali diperiksakan, diketahuilah bahwa ibu bar’ah menderita kanker, dan ternyata kanker ini sudah dalam keadaan stadium akhir/kronis.

Ibu Bar’ah berfikir untuk memberitahu putrinya, terutama jika ia terbangun suatu hari dan tidak menemukan ibunya di sampingnya … dan inilah ucapan ibu Bar’ah kepadanya “Bar`ah aku akan pergi ke surga di depanmu, tapi aku ingin kamu selalu membaca Al-Quran dan menghafalkannya setiap hari karena Ia akan menjadi pelindungmu kelak… “

Gadis kecil itu tidak benar-benar mengerti tentang apa yang ibunya beritahukan. Tapi dia mulai merasakan perubahan keadaan ibunya, terutama ketika ia mulai dipindahkan ke rumah sakit untuk waktu yang lama.

Gadis kecil ini menggunakan waktu sepulang sekolahnya untuk menjenguk ibunya ke rumah sakit dan membaca Quran untuk ibunya sampai larut malam, sampai ayahnya datang dan membawanya pulang.

Suatu hari pihak rumah sakit memberitahu ayah Bar’ah melalui telpon bahwa kondisi istrinya itu sangat buruk dan ia perlu datang secepatnya, sehingga ayah Bar’ah menjemput Bar `ah dari sekolah dan langsung menuju ke rumah sakit. Ketika mereka tiba di depan rumah sakit ia meminta Bar’ah untuk tinggal di mobil … sehingga ia tidak akan shock jika ibunya meninggal dunia.

Ayah Bar’ah keluar dari mobil dengan berlinang air mata, ia menyeberang jalan untuk masuk rumah sakit. Tapi tiba-tiba datang sebuah mobil melaju kencang dan menabrak ayah Bar’ah dan ia meninggal seketika di depan putrinya itu…tak terbayangkan ..tangis gadis kecil ini pada saat itu…!


Tragedi Bar`ah belum selesai sampai di sini… setelah lima hari semenjak kematian ayahnya, akhirnya ibu Bar’ah meninggal dunia juga. Dan kini gadis kecil ini sendirian tanpa kedua orangtuanya. Dan oleh orangtua dari teman-teman sekolahnya, Bar’ah dihubungkan dengan kerabatnya di Mesir, sehingga kerabatnya bisa merawatnya.


Tak berapa lama tinggal di mesir gadis kecil Bar`ah mulai mengalami nyeri mirip dengan ibunya dan oleh keluarganya ia lalu di periksakan, dan setelah beberapa kali tes di dapati Bar’ah juga mengidap kanker … tapi sungguh mencengangkan kala ia di beritahu kalau ia menderita kanker….inilah perkataan Bar’ah kala itu: “Alhamdulillah, sekarang aku akan bertemu dengan kedua orang tuaku.”

Semua teman-teman dan keluarganya terkejut. Gadis kecil ini sedang menghadapi musibah yang bertubi-tubi dan dia tetap sabar dan ikhlas dengan apa yang ditetapkan Allah untuknya!…..Subhanallah…. Orang-orang mulai mendengar tentang Bar `ah dan ceritanya, dan Saudi memutuskan untuk mengurus nya … ia mengirim Bar’ah ke Inggris untuk pengobatan penyakit ini.

Salah satu saluran TV Islam (TV Al Hafiz) berhasil menghubungi gadis kecil ini dan memintanya untuk membaca Quran … dan ini adalah suara indah yang di lantunkan oleh Bar’ah …



Mereka (saluran TV Islam) berhasil menghubungi Bar’ah lagi sebelum ia dalam keadaan koma. Bar’ah berdoa untuk kedua orangtuanya dan menyanyikan sebuah Nasheed….


Hari-hari terlewati dan kanker mulai menyebar di seluruh tubuhnya, para dokter memutuskan untuk mengamputasi kakinya, dan ia telah bersabar dengan apa yang ditetapkan Allah baginya … tapi beberapa hari setelah operasi amputasi kakinya kanker sekarang menyebar ke otaknya, lalu oleh dokter diputuskan untuk melakukan operasi otak … dan sekarang Bar’ah berada di sebuah rumah sakit di Inggris menjalani perawatan dalam kondisi koma. Silakan berdoa untuk Bar’ah, dan untuk saudara-saudara kita di seluruh dunia…

Amiin YaraBBal 'aalamiiin Bagikan Share
Baca selengkapnya »»

Ternyata Alqur'an lebih dahulu mengungkap teori relativitas dibanding Einstein.

http://fahrybany.files.wordpress.com/2010/02/albert-einstein-11.jpg?w=535
Kini, relativitas waktu adalah fakta yang terbukti secara ilmiah. Hal ini telah diungkapkan melalui teori relativitas waktu Einstein di tahun-tahun awal abad ke-20. Sebelumnya, manusia belumlah mengetahui bahwa waktu adalah sebuah konsep yang relatif, dan waktu dapat berubah tergantung keadaannya. Ilmuwan besar, Albert Einstein, secara terbuka membuktikan fakta ini dengan teori relativitas. Ia menjelaskan bahwa waktu ditentukan oleh massa dan kecepatan. Dalam sejarah manusia, tak seorang pun mampu mengungkapkan fakta ini dengan jelas sebelumnya.

Tapi ada perkecualian; Al Qur’an telah berisi informasi tentang waktu yang bersifat relatif! Sejumlah ayat yang mengulas hal ini berbunyi:

“Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu menurut perhitunganmu.” (Al Qur’an, 22:47)

“Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu.” (Al Qur’an, 32:5)

“Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun.” (Al Qur’an, 70:4)

Dalam sejumlah ayat disebutkan bahwa manusia merasakan waktu secara berbeda, dan bahwa terkadang manusia dapat merasakan waktu sangat singkat sebagai sesuatu yang lama:

“Allah bertanya: ‘Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?’ Mereka menjawab: ‘Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung.’ Allah berfirman: ‘Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui’.” (Al Qur’an, 23:122-114) (Sumber: Unic77)
Bagikan Share
Baca selengkapnya »»

Sungai di dasar LAUT... Bukti kebenaran AL Qur'an


“Akan Kami perlihatkan secepatnya kepada mereka kelak, bukti-bukti kebenaran Kami di segenap penjuru dunia ini dan pada diri mereka sendiri, sampai terang kepada mereka, bahwa al-Quran ini suatu kebenaran. Belumkah cukup bahwa Tuhan engkau itu menyaksikan segala sesuatu. ” 
(QS Fushshilat : 53)

“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53)

Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton rancangan TV `Discovery’ pasti kenal Mr.Jacques Yves Costeau , ia seorang ahli oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke perbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat filem dokumentari tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton di seluruh dunia.

Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba ia menemui beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya kerana tidak bercampur/tidak melebur dengan air laut yang masin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya.

Fenomena ganjil itu memeningkan Mr. Costeau dan mendorongnya untuk mencari penyebab terpisahnya air tawar dari air masin di tengah-tengah lautan. Ia mulai berfikir, jangan-jangan itu hanya halusinansi atau khalayan sewaktu menyelam. Waktu pun terus berlalu setelah kejadian tersebut, namun ia tak kunjung mendapatkan jawapan yang memuaskan tentang fenomena ganjil tersebut.

Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor Muslim, kemudian ia pun menceritakan fenomena ganjil itu. Profesor itu teringat pada ayat Al Quran tentang bertemunya dua lautan ( surat Ar-Rahman ayat 19-20) yang sering diidentikkan dengan Terusan Suez . Ayat itu berbunyi “Marajal bahraini yaltaqiyaan, bainahumaa barzakhun laa yabghiyaan.. .”Artinya: “Dia biarkan dua lautan bertemu, di antara keduanya ada batas yang tidak boleh ditembus.” Kemudian dibacakan surat Al Furqan ayat 53 di atas.



Selain itu, dalam beberapa kitab tafsir, ayat tentang bertemunya dua lautan tapi tak bercampur airnya diertikan sebagai lokasi muara sungai, di mana terjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan air masin dari laut. Namun tafsir itu tidak menjelaskan ayat berikutnya dari surat Ar-Rahman ayat 22 yang berbunyi “Yakhruju minhuma lu’lu`u wal marjaan” ertinya “Keluar dari keduanya mutiara dan marjan.” Padahal di muara sungai tidak ditemukan mutiara.

Terpesonalah Mr. Costeau mendengar ayat-ayat Al Qur’an itu, melebihi kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan yang dalam. Al Qur’an ini mustahil disusun oleh Muhammad yang hidup di abad ke tujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam yang canggih untuk mencapai lokasi yang jauh terpencil di kedalaman samudera. Benar-benar suatu mukjizat, berita tentang fenomena ganjil 14 abad yang silam
akhirnya terbukti pada abad 20. Mr. Costeau pun berkata bahawa Al Qur’an memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh kandungannya mutlak benar. Dengan seketika dia pun memeluk Islam.

“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53)

Terpesonalah Mr. Costeau mendengar ayat-ayat Al Qur’an itu, melebihi kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan yang dalam. Al Qur’an ini mustahil disusun oleh Muhammad yang hidup di abad ke tujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam yang canggih untuk mencapai lokasi yang jauh terpencil di kedalaman samudera. Benar-benar suatu mukjizat, berita tentang fenomena ganjil 14 abad yang silam akhirnya terbukti pada abad 20. Mr. Costeau pun berkata bahawa Al Qur’an memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh kandungannyamutlak benar. Dengan seketika dia pun memeluk Islam.

Allahu Akbar…! Mr. Costeau mendapat hidayah melalui fenomena teknologi kelautan. Maha Benar Allah yang Maha Agung. Shadaqallahu Al `Azhim.Rasulullah s.a.w. bersabda: “Sesungguhnya hati manusia akan berkarat sebagaimana besi yang dikaratkan oleh air.” Bila seorang bertanya, “Apakah caranya untuk menjadikan hati-hati ini bersih kembali?” Rasulullah s.a.w. bersabda, “Selalulah ingat mati dan membaca Al Quran.”

Jika anda seorang penyelam, maka anda harus mengunjungi Cenote Angelita, Mexico. Disana ada sebuah gua. Jika anda menyelam sampai kedalaman 30 meter, airnya air segar (tawar), namun jika anda menyelam sampai kedalaman lebih dari 60 meter, airnya menjadi air asin, lalu anda dapat melihat sebuah “sungai” di dasarnya, lengkap dengan pohon dan daun daunan.

Setengah pengkaji mengatakan, itu bukanlah sungai biasa, itu adalah lapisan hidrogen sulfida, nampak seperti sungai… luar biasa bukan? Lihatlah betapa hebatnya ciptaan Allah SWT. (Sumber : Ivandrio)
Bagikan Share
Baca selengkapnya »»

Taukah anda isi didalam Ka'bah Baitullah ?

Tahukah Anda, Apa Saja Isi di Dalam Ka'bah?
Tak banyak orang yang mempunyai kesempatan untuk masuk ke dalam Ka'bah. Bangunan berbentuk bujur sangkar yang menjadi pusat arah bagi umat Muslim yang melakukan shalat itu sebenarnya memiliki ruang yang cukup luas.

Dengan tinggi saat ini sekitar 39 kaki 6 inci (kira-kira 11 meter) dan ukuran total adalah 627 kaki persegi maka ukuran dalam Ka'bah adalah 42,64x29,52 kaki atau sekitar 12,7x8,85 meter. Ruangan di dalam Ka'bah diperkirakan mampu menampung sebanyak 50 orang.

Namun, tahukah anda, apa saja isi di dalam bangunan yang disucikan umat Islam itu? Ketua Islamic Society of North America (ISNA) atau Masyarakat Islam Amerika Utara pernah diberi kesempatan untuk masuk ke dalam Ka'bah di tahun 1998. Ternyata tak banyak benda yang terdapat di dalamnya.

Di dalam Ka'bah ternyata terdapat 3 pilar dan meja untuk meletakkan parfum. Di langit-langitnya tergantung beberapa lampu lentera. Tak disebutkan lampu lentera itu terbuat dari bahan apa. Namun pada tahun 1940-an, lampu itu dikabarkan terbuat dari emas dan bertatahkan permata serta mutiara.

Di dalam Ka'bah tak ada lampu listrik. Sementara tembok dan lantainya terbuat dari marmer. Tak ada satu pun jendela di bagian dalamnya dan hanya terdapat satu pintu untuk keluar-masuk. Langit-langit Ka'bah juga ditutupi selimut kain seperti halnya dinding bagian luarnya. (Sumber: Republika)
Bagikan Share
Baca selengkapnya »»

AlQur'an dengan tinta darah Saddam Hussein

Sebuah surat kabar Inggris mengungkapkan kontroversi telah terjadi di Irak terkait salinan Al-Quran yang di tulis dengan darah Saddam Hussein. Selama dua tahun yang melelahkan di akhir 1990-an, Saddam Hussein duduk teratur dengan seorang perawat dan seorang kaligrafi Islam; dan mengambil sekitar 27 liter darahnya dan menggunakannya sebagai tinta untuk menuliskan Al Qur'an.

Namun sejak jatuhnya Baghdad, hampir delapan tahun yang lalu, hasil karya 'mengerikan' ini hilang dari pandangan - terkunci di balik tiga pintu berkubah. Dan Al-Quran ini adalah satu bagian dari warisan mantan tiran yang pemerintah Irak sekarang benar-benar tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan warisan 'berharga' tersebut.

Kubah di masjid besar di Baghdad tetap terkunci selama tiga tahun terakhir, menyimpan 114 surat dari kitab suci umat Islam yang tak terlihat - sementara mereka yang menjalankan pemerintahan Irak saat ini telah bersusah payah memproses sisa-sisa kebudayaan lainnya dari 30 tahun pemerintahan Saddam dan partai sosialis Ba'ath.

"Apa yang ada di sini adalah tak ternilai harganya, bernilai jutaan dolar," kata Syaikh Ahmad al-Samarrai, kepala pendanaaan anugrah Sunni, yang berdiri di dekat menara menjulang tinggi masjid barat Baghdad yang oleh Saddam dinamakan "Ibu dari Segala Perang". Di belakangnya terlihat mushaf Al Qur'an, yang ditulis dengan menggunakan darah Saddam sendiri.

Bahkan untuk sampai ke titik ini - langkah terakhir sebelum memasuki kubah terlarang - telah menjadi proses yang berbelit-belit. Di satu sisi pemerintah telah melakukan semua yang bisa untuk mencegah akses ke peninggalan Saddam. Rezim yang dipimpin Syiah sangat sensitif terhadap munculnya kembali setiap simbol yang mungkin mengangkat sisa-sisa peninggalan Ba'athist dan Saddam.

Dan kemudian ada kaum Sunni sendiri, yang takut adanya tekanan pemerintah jika mereka membuka pintu tempat menyimpan Al-Quran darah Saddam dan ketidaksetujuan jika mereka memperlakukan Al-Qur'an tersebut dengan tidak semestinya.

"Hal ini sebenarnya salah untuk melakukan apa yang dia lakukan, dengan menulis Al-Quran menggunakan darah," kata Syaikh Samarrai. "Ini adalah haram."

Meskipun demikian, Syaikh Sammarai mengatakan ia bertindak sebagai pelindung dokumen tersebut selama kekacauan yang menyusul adanya invasi pimpinan Amerika tahun 2003, menyembunyikan Al-Quran darah tersebut di rumahnya.

"Saya tahu Al-Quran ini akan banyak dicari dan kami membuat keputusan untuk melindunginya. Tetapi melihat ini sekarang menjadi tidak mudah. Ada tiga kunci dan tidak satupun dari mereka disimpan di satu tempat. Saya punya satu, kepala polisi di wilayah ini juga memiliki satu kunci dan kunci ketiga terdapat di Baghdad. Harus ada keputusan komite untuk membiarkan Anda masuk ke dalam ruangan penyimpanan Al-Quran darah ini."

Abbas Shakir Joody al-Baghdadi adalah kaligrafer yang ditugaskan untuk menuliskan Al-Qur'an dengan tinta darah Saddam. Dia duduk bersama dengan Saddam selama dua tahun setelah menerima panggilan telepon dari penguasa tiran tersebut. Saddam, pada saat itu, telah memutuskan untuk kembali memeluk agama Islam setelah anaknya sulung, Uday, selamat dari upaya pembunuhan. (Sumber: EraMuslim)
Bagikan Share
Baca selengkapnya »»

Kiamat menurut Alquran Lebih besar dari cerita Manusia

Film 2012 yang menghebohkan dan menyebabkan MUI dibeberapa daerah mengharamkan film tersebut , sebenarnya tidak jauh berbeda dengan film sebelumnya seperti The day after tomorrow, Armagedon, Deep Impact, Earth Quake dan lain lainnya. Film ini hanya mengkisahkan tentang kehancuran suatu negeri, kota atau daerah akibat bencana gempa dan tsunami kemudian usaha sekelompok orang menyelamatkan diri dari bencana tersebut.
2012_3
Untuk menarik minat penonton Hollywood membuat judul yang seru yaitu 2012 berdasarkan kalender suku Maya yang berakhir pada tahun 2012, kemudian mereka mentafsirkan berakhirnya kalender itu sebagai akhir peradaban manusia atau kiamat. Ternyata judul tersebut cukup komersil dan menarik minat banyak penonton. Pada pemutaran perdana di Jakarta penonton terpaksa antri cukup lama untuk medapatkan tiket masuk. Dibeberapa daerah di Indonesia penonton sempat kecewa karena MUI melarang peredaran film tersebut, kuatir umat Islam percaya bahwa akan terjadi kiamat pada tahun 2012.
Umat Islam yang teguh Iman dan keyakinannya sebenarnya tidak akan terpengaruh oleh prediksi kiamat th 2012 ini, saat datangnya kiamat tidak bisa diramalkan, hanya Allah yang tahu kapa terjadinya. Bagi umat Islam yang teguh Imannya bahkan ada baiknya menonton film ini, kita bisa mendapat gambaran kira-kira seperti apa kejadian kiamat yagn banyak digambarkan didalam Al-Qur’an seperti pada surat Al - Qori’ah, Al- Zalzalah, Al - Infithar, At - Takwir dan lain sebagainya. Kiamat yang digambarkan Al-Qur’an jauh lebih dahsyat dari apa yang digambarkan pada film 2012.
2012_4
Pada film 2012 ini dikisahkan masih ada sekelompok orang yang berhasil selamat dari gempa yang memporak porandakan jalan dan gedung bertingkat serta gelombang tsunami setinggi gunung yangmenyapu kota ditepi pantai, dengan naik pesawat terbang dan kapal raksasa. Pada peristiwa kiamat yang dikisahkan dalam Al Qur`an tidak seorangpun yang bisa selamat dari bencana dihari itu. Bumi terbelah dan memuntahkan semua isinya, gunung-gunung hancur beterbangan diangkasa bagaikan kapas yang dihamburkan, gedung bertingkat dan seluruh bangunan dibumi hancur porak poranda, Laut mendidih dan melimpah kedaratan dengan gelombang setinggi gunung, Angkasa dipenuhi dengan hujan meteor, badai, topan dan batu berapi yang dimuntahkan dari gunung yang meletus. Dalam kondisi seperti itu mana ada pesawat yang bisa terbang di udara, atau kapal yang mampu berlayar dilautan.
Umat Islam tidak perlu alergi dengan film 2012, itu hanya film fiksi ilmiah sama seperti film The day after tomorrow, Earth Quake atau Deep Impact. Gambaran kehancuran sebuah kota atau daerah di Film tersebut cukup membantu kita untuk memahami bagaimana kira kira kondisi kiamat yang digambarkan dalam beberapa ayat Al - Qur’an sebagai berikut ini.
Al- Qori’ah
1- Hari Kiamat, 2- apakah hari Kiamat itu? 3- Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu? 4- Pada hari itu manusia seperti anai-anai yang bertebaran, 5- dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan. (Al Qori’ah 1-5)
Al- Zalzalah
1- Apabila bumi diguncangkan dengan guncangannya (yang dahsyat), 2- dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung) nya, 3- dan manusia bertanya: “Mengapa bumi (jadi begini)?”, 4- pada hari itu bumi menceritakan beritanya, 5- karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya. (Al Zalzalah 1-5)
Al - Infitar
1- Apabila langit terbelah, 2- dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan, 3- dan apabila lautan dijadikan meluap, ( Al Infitar 1-3)
At - Takwir
1- Apabila matahari digulung, 2- dan apabila bintang-bintang berjatuhan, 3- dan apabila gunung-gunung dihancurkan, 4- dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak diperdulikan), 5- dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan, 6- dan apabila lautan dipanaskan, (At Takwir 1-6)
Apa yang digambarkan dalam ayat Qur`an diatas jauh lebih dahsyat dari apa yang diperlihatkan dalam film 2012. Pada peristiwa Kiamat total yang disebutkan dalam Qur`an tidak seorangpun mampu menyelamatkan diri dari kehancuran total alam semesta. Bumi, laut dan udara berkecamuk dahsyat, tidak ada mahluk yang bisa bertahan hidup dilaut, darat maupun udara. Pada film 2012 terlihat masih ada peluang orang menyelamatkan diri dengan naik pesawat terbang, kemudian dilanjutkan naik kapal raksasa seperti kapal nabi Nuh yang memuat segala sesuatu berpasang pasangan.
Film ini hanya pelajaran bagi kita, yang digambarkan pada film itu bukanlah kiamat total sebagaimana dimaksud dalam Qur`an. Itu hanya becana alam lokal yang memang akan banyak terjadi menjelang peristiwa kiamat yang sebenarnya. Dalam skala kecil bencana seperti film 2012 sudah sering terjadi di dunia ini, seperti gempa di China, Kobe, Thailand, tsunami Aceh, gempa Padang dan lain sebagainya. Tsunami dahsyat yang menenggelamkan seluruh kota di tepi pantai laut pasifik seperti Sydney, Hawai, Los Angeles, Hongkong, Jakarta, Taiwan dengan jumlah korban sampai puluhan juta orang bisa saja terjadi dimasa yang akan datang.
Sejak zaman dahulu sampai sekarang ada saja Asteroid yang cukup besar nyelonong masuk kedalam orbit bumi . Jika jatuh diatas sebuah kota pasti akan melenyapkan kota tersebut dengan korban sampai beberapa juta orang, jika jatuh ditengah hutan atau gurun pasir memang tidak banyak menimbulkan korban jiwa. Namun jika Asteroid yang sangat besar sampai jatuh di laut pasifik tentu akan menimbulkan tsunami yang amat dahsyat, yang mampu menenggelamkan kota seperti Sydney, Los Angeles, Hongkong, Taiwan dan kota kota ditepi pantai di Indonesia ini dengan korban puluhan juta orang.
2012_5
Menanggapi film ini umat Islam tidak perlu alergi, kita tidak perlu percaya dengan ramalan 2012-nya, jadikanlah film ini sebagai peringatan untuk menambah keyakinan kita tentang adanya peristiwa kiamat kelak. Apa yang disampaikan dalam Al - Qur`an jauh lebih dahsyat dari film 2012 itu. Kapan terjadinya saat kiamat adalah Rahasia Allah sebagaimana disebutkan dalam surat Thaha 15 :
Sesungguhnya hari kiamat itu akan datang Aku merahasiakan (waktunya) agar supaya tiap-tiap diri itu dibalas dengan apa yang ia usahakan. (Thaha 15)
Semua orang didunia ini percaya bahwa saat kiamat dan musnahnya seluruh kehidupan didunia ini pasti terjadi. Namun tidak semua manusia percaya bahwa ada kehidupan diakhirat setelah peristiwa kiamat itu. Kebanyakan orang menganggap hidup ini hanyalah peristiwa alam yang berlalu begitu saja, kita hidup dan mati karena proses alamiah. Seluruh perhatiannya hanya ditujukan untuk keberhasilan hidup didunia, mereka tidak pernah memikirkan bagaimana mempersiapkan diri untuk kehidupan yang sebenarnya diakhirat kelak.
Sebaiknya kita tidak perlu terlalu memikirkan kapan terjadinya kiamat total seperti yang disebutkan dalam Qur`an. Ada hal yang lebih dekat dengan kita dan bisa terjadi setiap saat tanpa pernah kita duga sebelumnya, yaitu kematian. Hal paling utama bagi kita adalah mempersiapkan diri untuk menghadapi datangnya kematian itu dan mempersiapkan perbekalan untuk menghadapi kehidupan setelah hari kebangkitan diakhirat kelak sebagaimana yang telah diingatkan Allah dalam surat Al Hasyr ayat 18 :
al-hasyr-18
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.(Al Hasyr 18)
Kehidupan dunia ini hanya sementara dan tidak kekal, semua yang ada didunia ini pasti akan musnah dan lenyap.Kehidupan yang sebenarnya dan abadi adalah kehidupan diakhirat, Masuk golongan manakah kita nati? Rombongan yang dihalau kedalam Neraka jahanam ataukah kedalam syurga?. Simak Tadabbur Qur’an berikut ini , mudah mudahan Allah membimbing hati kita untuk bertakwa padaNya dan dimasukan kedalam rombongan orang yang dibawa kedalam taman syurga.

ROMBONGAN YANG DI BAWA KE DALAM NERAKA JAHANAM



ROMBONGAN YANG DI BAWA KE DALAM TAMAN SURGA




sumber : Fadhilza.com Bagikan Share
Baca selengkapnya »»

20 Mesjid Ter indah di Dunia

Kalau bicara mengenai banngunan, saya paling suka bangunan masjid. Selain bentuknya yang selalu khas dengan kubah di atasnya, arsitektur dan ornamen yang di buat pun selalu sangat menarik dan luar biasa buat saya. Indah dan megah. Siapa yang tak mengaguminya? Bahkan para arsitektur bangunan pun selalu berlomba menciptakan ide kreatifitasnya demi menghasilkan “Masjid Terindah Di Dunia”
Berikut ini saya pajang gambar 20 masjid pilihan yang terindah di dunia menurut penilaian saya, semoga anda juga setujuh.
Masjidil Haram, Mekkah
Masjid Nabawi, Madinah
Masjid Faisal, Pakistan
Masjid Sultan Ahmet, Istanbul
Masjid Crystal, Malaysia
Masjid Holy Golden, Singapura
Masjid Syeikh Zayid
Masjid Cermin
The Omayad Mosque
Masjid Sultan, Singapura
Masjid besar, Amerika utara
Masjid Sultan Ali, Brunai Darussalam
Masjid Jami Hassanil Bolkiah, Brunai
Masjid Raya, Bahrain
Masjid Al-Nahyan, Abu Dhabi
Masjid Zahir, Malaysia
Masjid Al-Hassan, Morocco

Masjid Raya, Brunai Darussalam
Masjid Emas, Depok, Indonesia
Masjid Putrajaya di atas air, Malaysia
Bagikan Share
Baca selengkapnya »»

Sumbangan ISLAM Untuk Peradaban DUNIA

SEBELUM tiba zaman Renaissance , Eropa dilanda zaman gelap (dark age). Maksud dark age ini merupakan zaman masyarakat Eropa menghadapi kemunduran intelektual dan kelembaban ilmu pengetahuan. Sementera masanya pula menurut Encyclopedia Americana adalah periode 1000 tahun, yang dimulai antara zaman kejatuhan Kerajaan Romawi dan berakhir dengan kebangkitan intelektual pada abad ke-15 Masehi.
"Gelap" juga berarti tidak ada prospek yang jelas bagi masyarakat Eropa. Situasi ini ada karena tindakan dan cengkraman kuat pihak berkuasa agama; Gereja Kristen yang sangat berpengaruh. Gereja serta para pendeta mengongkong pemikiran masyarakat dan juga politik.
Mereka berpendapat hanya gereja saja yang berkualifikasi untuk menentukan kehidupan, pemikiran, politik dan ilmu pengetahuan. Akibatnya kaum cendekiawan yang terdiri dari ahli-ahli sains berasa mereka ditekan dan dikontrol. Pemikiran mereka ditolak. Barang siapa yang mengeluarkan teori yang bertentangan dengan pandangan gereja akan ditangkap dan didera malah ada yang dibunuh.
Dalam politik, gereja sering bersaing dengan kekuatan-kekuatan pemerintah. Biasanya apa yang terjadi di Eropa pada abad pertengahan itu adalah kekuasaan gereja lebih kuat dan adakalanya terjadi seperti kerjasama,Thomas Aquinas (m 1274) seorang ahli pikir zaman ini mengeluarkan teori "negara wajib tunduk kepada kehendak gereja". St Augustine (m 430) sebelumnya juga berpendirian demikian. Sedangkan Dante (1265-1321) berpendapat kedua-dua kuasa itu hendaklah masing-masing berdiri sendiri, dan harus bekerjasama untuk mewujudkan kebajikan bagi manusia (Joseph H Lynch, 1992, 172-174) .
Diringkas cerita sejarah, golongan cendekiawan sentiasa memberontak terhadap dan kongkongan gereja tersebut. Pada kurun kedua belas, gerakan intelektual telah mulai berjalan. Cerdik pandai Eropa mulai bersikap lebih berminat untuk tahu dan lebih ghairah terhadap kebudayaan bangsa Timur yang telah lama maju. Dan Timur yang dimaksudkan itu adalah Timur Tengah.
Beberapa kota besar di Timur Tengah telah menjadi kata ilmu pengetahuan seperti Iskandariah, Harran, Antiok dan Baghdad. Diskusi akademis yang melibatkan judul besar seperti metafisika, kedokteran, astronomi, etik, politik, fisika dan sejenisnya dibahas secara terbuka dan ilmiah. Ini berarti sewaktu dunia Islam sudah menikmati kemajuan dan peradaban yang tinggi, Eropa masih diselimuti kegelapan dan kemunduran! Dunia telah diperlihatkan tentang betapa hebatnya perkembangan intelektual dan ilmu pengetahuan di dunia Islam antara abad ke-9 hingga ke-12.
Sewaktu pemerintahan khalifah-khalifah Abbasiyah yang mashyur; al-Mansur (754-75), Harun al-Rashid (786-809) dan al-Makmun (813-833 ) wilayah-wilayah Islam khasnya di Baghdad telah disuburkan dengan kemunculan ahli-ahli pikir besar seperti a l-Kindi, al-Farabi, Ibnu Sina, al-Biruni, Ibnu Miskawayh al-Razi, al-Khawarizmi, Ibnu Haitham, Ibnu Rusyd Ibnu Bajja, Ibnu Masarrah, Ibnu Tufail, dan Ibnu Khaldun . Mereka menjadi pemikir dalam bidang-bidang f alsafah, metafisika, fisika, matematika, etik, politik, psikologi, kedokteran, geografi, astronomi, kimia, optik, dan musik . Sebuah institusi bernama Baitul-Hikmat telah secara langsung membantu operasi ilmiah ini dengan sukses.
Kawasan Islam yang dekat dengan Eropa adalah Spanyol. Di sini perkembangan intelektual juga terjadi dengan pesat. Philip K Hitti dalam bukunya The Arabs: A Short History menukilkan seperti berikut: "Moslem Spain wrote one of the brightest Chapters in the Intellectual history of medieval Europe. Between the middle of the eighth and the beginning of the thirteenth centuries, the Arabic-speaking peoples were the main bearers of the torch of culture and Civilization sepanjang world , the medium through which Ancient science and philosophy were recovered, supplemented and transmitted to make possible the renaissance of Western Europe. "(h 174-175).
Untuk memenuhi kehendak baru masyarakat intelek Eropa ini, usaha terjemahan telah dibuat terhadap bahan-bahan ilmiah dari negara-negara Islam. Mereka tidak menerjemahkan bahan-bahan ilmiah itu dari bahasa Yunani.Charles Singer dalam bukunya A Short History of Scientific Ideas to 1900 mencantumkan tujuh alasan mengapa tindakan terjemahan lebih banyak buku berbahasa Arab. (h 175-176):
1. Sebelum kurang lebih tahun 1200, ilmu-ilmu Islam lebih teratur, lebih asli, lebih penting daripada ilmu-ilmu Romawi Timur.
2. Bahasa Yunani Romawi Timur jauh sekali dari bahasa klasik. Bahasa yang digunakan oleh Aristotle sukar difahami oleh rahib-rahib yang menjaga manuskrip-manuskripnya.
Tetapi bahasa Arab klasik pula mudah dimengerti oleh setiap orang berpendidikan tinggi yang bertutur dan menulis bahasa Arab.
3. Keseluruhan kecenderungan ilmu Rom Timur mengarah kepada teologi falsafah dan ilmu sains.
4. Saluran-saluran bisnis dengan Barat baik secara langsung dengan Islam ataupun dalam wilayah-wilayah asing terkepung di dalam Kekaisaran Romawi Timur.
5. Dalam zaman pertengahan bahasa dipelajari secara bertutur dan bukunya dari tata bahasa Yunani.
6. Kuasa Kristen Latin tidak mencapai kemajuan di dalam menduduki Wilayah Romawi Timur. Di pihak lain pula Islam sedang mundur di Barat.
7. Bantuan dari orang Yahudi diperoleh untuk bahasa Arab, tetapi jarang sekali untuk bahasa Yunani.
Antara penerjemah Barat perintis dari bahasa Arab ke bahasa Latin ialah Adelard of Bath (c 1090 - c 1150) yang telah pergi ke Spanyol dan kepulauan Sicily. Layanan beliau yang terkemuka ialah bidang matematika. Ia menerjemahkan karya al-Khawarizm i - Arithmetic -dan diperkenalkan ke Barat. Ia juga menerjemahkan karyaEuclid dari bahasa Arab. Selanjutnya ia menulis suatu dialog terkenal Natural Questions yang merupakan sejenis ikhtisar permulaan tentang ilmu sains Arab.
Satu bidang ilmu di Spanyol yang lebih progresif adalah astronomi. Sebuah kutub khanah dan akademi didirikan di Cordova pada tahun 970 M dan badan-badan yang serupa muncul di Toledo dan beberapa tempat lain. Ketua ahli-ahli astronomi Spanyol dikenal oleh orang Latin sebagai Arzachel. Di Toledo ia menyusun apa yang disebut"tabel Toledo "yang telah mencapai suatu tahap kejituan yang tinggi.
Alpetragus adalah seorang dari ahli astronomi yang terakhir. Ia menulis buku teks astronomi untuk mengganti teori-teori Ptolemeus dengan suatu sistem planet yang benar-benar sepusat dan berhasil menemukan cadangan-cadangan ke Copernicus (1993, 168-69).
Penerjemah terkemuka menurut Charles Singer adalah Gerard of Cremona (1114-87). Ia menghabiskan banyak waktu di Toledo dan menimba ilmu-ilmu Arab dari guru-guru Kristen lokal. Ia telah berhasil menerjemahkan buku berbahasa Arab ke Latin tidak kurang dari 92 buah karya Arab yang lengkap. Banyak daripadanya amat panjang, misalnya Almagest karya Ptolemeus dan Canon karya Ibnu Sina. Canon ini merupakan Canon fi al-Tibb, yaitu kitab kedokteran (1993, 178).
Mereka juga menerjemahkan buku-buku filsafat. Di antara penerjemah-penerjemah cemerlang Eropa waktu itu adalah Gundissalines (1130-1150).
Ia telah menerjemahkan beberapa bab dari kitab al-Syifa 'oleh Ibnu Sina, buku Ihsa al-ulum oleh al-Farabi, Risalat al-aqli Wa al-Ma'qul oleh al-Kindi, maqasid al-Falsafah oleh al-Ghazali, juga beberapa buah buku tentang Astronomi. Herman dari German, seorang Uskup bekerja menerjemahkan buku di Toledo. Pada tahun 1240, ia telah menerjemahkan review Ibnu Rusyd terhadap buku Ethica Nicomachaea karangan Aristoteles. Pada tahun 1250, beliau menyalin dari bahasa Arab buku Rheforica oleh Aristoteles dengan memakai alasan-alasan al-Farabi, Ibnu Sina dan Ibnu Rusyd.
Pada tahun 1256, beliau menyalin buku review dari Ibnu Rusyd terhadap buku Phoetics karangan Aristoteles. Buku al-Syifa 'oleh Ibnu Sina yang telah juga diterjemahkan ke bahasa Latin telah diterbitkan di bawah judul Sufficientia Physicorum di mana anggota fikir Barat Roger Bacon sering membuat referensi. Tentang Rusyd pula, Michael Skot telah membuat terjemahan ke bahasa Latin, komentar-komentar beliau tentang buku filsafat Yunani De Caelo et Mundo, De Enima, De Generatione et Conruptione, Physica, Metaphysica, Metarologica, Parva Maturalia dan De Substancia Orbis.
Robert dari Chester (1110-1160), pernah tinggal di Spanyol, adalah antara orang yang mula-mula menerjemahkan al-Quran. Sementara buku-buku ilmiah pula, ia menerjemahkan teks alkimia yang mula-mula sekali terbit dalam bahasa Latin. Terjemahan beliau bagi karya al-Khawarizmi Aljabar telah berhasil diperkenalkan kepada orang Latin. Sewaktu di England, ia menghasilkan tabel-tabel astronomi untuk garis bujur London berdasarkan karya al-Battani dan garis lintang pula berdasarkan karya al-Khawarizmi.
Raymond Lull (633-716/1236-1316) telah mempelajari bahasa Arab di Majorea dan filsafat Islam di Bugia di Tunisia. Ia telah menerjemahkan Asma'al-Husna oleh Muhyi al-Din ibn Arabi. la juga ada membuat saduran dan penyesuaian beberapa Passage dari Futuhat al-Makkiyah hingga ia sendiri dapat menulis hal-hal berkenaan dengan sufis, akidah dan filsafat. Tetapi ia juga yang memberi inisiatif kepada pihak Kristen supaya melancar serangan moral menentang Islam.
Pengaruh al-Ghazali juga didapati sangat keras. Dalam konteks ini, al-Ghazali dianggap ahli teologi dan filsafat. Miguel Asin Palacios telah mempelajari bukan saja buku Tahafut al-Falasifah oleh al-Ghazali malah lain-lain bukunya seperti maqasid. Buku maqasid telah diterjemahkan ke Latin diberi judul Logika et philosophia Algazelis Arabic oleh Gundisalvas dan diterbitkan di Venice pada 912/1506. Buku lain seperti al-Nafs al-Insani juga diterjemahkan dan diberi judul De Anima Humana (M M Sharif, A History of Muslim Filsafat, 1966, h 1360).
Proses penerjemahan berbagai ilmu dari Timur khususnya Spanyol yang dibantu juga oleh siswa Yahudi. Bahasa Arab adalah suara waktu itu. Nama-nama Yahudi yang terkenal pada zaman tersebut adalah seperti Solomon ibn Gabirol (1021-58) dari Sarafossa, Moses ben Maimon (1135-1204) dari Cordova.
Terjemahan buku-buku Ibnu Rusyd yang mereka lakukan menjadi bahan akademis yang sangat berpengaruh. Terjemahan-terjemahan tersebut telah memberi makna besar terhadap peradaban Eropa seperti yang disebut oleh Philip KHitti di atas.
Bahan-bahan tersebut dipelajari oleh para sarjana dan mahasiswa setempat. Ketika Frederick II memerintah Italia, ia telah mendirikan Universitas Neples dan di sini pengetahuan dari dunia Islam itu telah dipelajari. Universitas Paris dibangun pada tahun 1236, kemudian Universitas Bologna dan Oxford di London. Universti-universitas ini menjadi pintu masuk ilmu-ilmu dari dunia Islam secara resmi kepada masyarakat Eropa pada abad pertengahan.
Kemunculan Universitas Paris sebagai pusat pembelajaran adalah sebab penting ke arah perkembangan bidang filsafat pada abad ketiga belas. Upaya-upaya mempelajari filsafat Aristoteles serta sejarah besar review-review teks yang dibuat oleh orang-orang Islam dari Baghdad dan Spanyol di bidang-bidang epistemologi, metafisika dan etika berdasarkan pemikiran al-Farabi, Ibnu Gabirol, Ibnu Sina dan Ibnu Rusyd telah berlaku.
Kerja-kerja terjemahan diperhebatkan. Cendekiawan Paris sibuk mempelajari buku-buku yang berjudul Deintellectu et intelligibili Sering merujuk kepada Ibnu Rusyd seberapa rujukannya terhadap Aristotle. St Thomas Aquinas merujuk kepada Ibnu Sina dalam karyanya guaestiones disputaEae de veritate (Permasalahan yang dipertentangkan mengenai kebenaran). Buku medis Ibnu Sina yaitu Qanun Fi al-Tib dipelajari di Eropa hingga abad ke-17.
Pengaruh Ibnu Rusyd di Eropa menurut Bertrand Russell sangatlah kuat, bukan saja di kalangan golongan skolastik, tetapi juga di kalangan kelompok besar pemikir bebas bukan profesional (a large body of improfessional free-thinkers) yang menafikan keabadian (immotality).
Mereka digelar pengikut Ibnu Rusyd.Sementara di kalangan filsuf profesional, peminatnya yang utama adalah anggota Mazhab Franciscan dan mereka yang berada di Universitas Paris. (Russell, 413-421).
Orang-orang penting di abad pertengahan seperti Sigervan Brabant dan Boethius adalah antara pengikut Ibnu Rusyd hingga mereka mendapat kemurkaan pihak gereja. Christopter Colombus sendiri mendapat ilham dari Ibnu Rusyd.Dalam usahanya untuk menyeberangi lautan Atlantik, beliau dihalang oleh berbagai pihak terutama sekali gereja. Tetapi ia bertekad ingin melanjutkan juga ekspidisi berbahayanya. Apabila ditanya dimanakah beliau mendapat ilmu dan keberanian untuk pelayaran itu, ia menyebut "dari buku-buku Ibnu Rusyd!".
Kaum wanita pula yang tertekan oleh berbagai diskriminasi telah mendapat ilham dan semangat baru ketika membaca buku-buku Ibnu Rusyd mengenai wanita dan hak-hak mereka. Kesadaran ini telah menimbulkan gerakan feminisme dan ia dipelopori oleh Dubois di Perancis dan Ockham di England yaitu kira-kira dua abad setelah kematian Ibnu Rusyd. Menurut para peneliti pengaruh Ibnu Rusyd setidak-tidaknya terus berpengaruh selama empat abad di Eropa.
Makna penting walaupun singkat tampilan di atas adalah bangsa Barat khususnya Eropa telah mengambil inisiatif besar menerjemahkan malah mempelajari berbagai jenis ilmu dari dunia Islam Spanyol dan lain-lain wilayah di Timur Tengah. Ilmu-ilmu yang diterjemahkan itu melewati ilmu-ilmu filsafat, kedokteran, astronomi , matematika, logika, akhlak (Etika), kimia, dan aljabar. Lahir Universitas-universitas Neples, Bologna, Paris, Oxford, dan Köln, akhirnya Eropa berhasil melewati masa gelap meluncur menuju zaman Renaissance. Ilmu-ilmu dari dunia Islam telah membawa keberhasilan kepada bangsa Eropa.
Mengapa suasana maju dan cemerlang itu tidak terjadi di alam Melayu walaupun Islam dan ilmu-ilmu dari dunia Islam Timur Tengah telah diajarkan sejak abad ke-13 lagi? Coba kita bandingkan hakikat ilmu di Nusantara dan di Eropa itu bagi mengenal pasti apakah yang menyebabkan kita terbelakang atau mundur, walhal daerah Nusantara ini bukan seperti Antartika. Nusantara adalah daerah yang subur dan kaya dengan berbagai hasil bumi dan pertanian.
Ilmu pengetahuan dari Timur Tengah yang dibawa ke alam Melayu bukanlah seperti yang terjadi di Eropa. Eropa menerima ilmu-ilmu dari dunia Islam saat umat Islam berada dalam kekuatan dan kemajuan. Sebab itu ilmu-ilmu yang kita katakan sebagai "akademis" itu berkembang pesat di Eropa dan akhirnya mereka maju.
Nusantara mewarisi suasana yang lemah dan mundur justru pemerintah Islam di Timur Tengah telah jatuh ke tangan bangsa Tartar. Pada tahun 1258 M atau pun abad ke-13, Kota Baghdad telah ditaklukkan oleh bangsa ganas Tartar tersebut. Kelompok-kelompok Sufi kemudian mengambil peran menjaga Islam.
AH Johns dalam eseinya muslim mystics and historical writing mengungkapkan apa yang telah disebutkan oleh Gibb tentang hal kejatuhan ini:
"After the capture of the caliphate, the task of maintaining the unity of the Islamic Community passed to the sufis, a development Rising from the close relationship between the sufi Shaikh and his disciples, the sufi missionary spirit and the popular basic of the movement. The Sufi orders gradually menjadi stable and disciplined foundations and some of them spread over wide Areas. "(dipetik oleh AH Johns 1993, 39).
Maksudnya setelah terjadi serangan bangsa ganas itu, orang-orang Sufi telah muncul dan berfungsi menyelamatkan Islam. Dan mereka ini mengembangkan aktivitas mereka ke wilayah-wilayah yang lebih luas. Para sufi pengembara telah melakukan petualangan hingga ke Nusantara.
Mereka berhasil menyebarkan Islam ke penduduk Nusantara dalam semua lapisan masyarakat. Berkat dan keistimewaan mereka telah menyebabkan terjadi perkawinan dengan wanita setempat, maka bertambah luaslah kegiatan pengislaman.
Berdasarkan Prof Naguib, Tariqat Naqsyabandiah adalah yang terbesar. Selain dari Tariqat ini ada delapan lagi Tariqat yang besar.
Tariqat-Tariqat itu adalah Qadariyyah, Rifaiyyah, Syadiliyyah, Chistiyyah, Syatariyyah, Ahmadiyyah, Tijamiyyah dan Alawiyyah (Naguib, 1963, 32).
Dari sembilan Tariqat ini terdapat banyak lagi organisasi yang lain. la dimulai dengan 14 jenis Tariqat kemudian terpecah lagi ke 163. Jadi kalau dicampur dengan yang asli, menjadikan 177 Tariqat, tetapi yang masih ada sampai hari ini berjumlah 76 jenis Tariqat saja (Abu Hassan Sham, 1980, 75).
Sarjana Sastra Melayu Klasik dari Rusia Vladimir I Braginsky dalam "antisipasi" untuk bukunya Tasawuf dan Sastra Melayu mengungkapkan bahwa di Nusantara ini tasawuf telah diserap masuk ke dalam kehidupan umat Melayu: "Sejak akhir abad ke-14 khususnya abad ke-16-17 tasawuf selalu memainkan peranan yang sangat penting dalam sejarah, agama dan budaya di kawasan Melayu - Indonesia yang maha luas itu.
Cukup dikatakan bahwa bentuk Sufi ternyata bentuk yang paling sesuai dengan mentalitas rakyat-rakyat di dunia kepulauan itu, bagi tersebar luasnya Islam di kalangan mereka. Semangat toleransi yang menjadi Kebiasaan dalam tasawuf mazhab Ibn Arabi yang agung itu serta juga efisiensi dan kefasihan misionaris-misionaris sufi yang tahu jalan-jalan menuju hati, baik para intelektual dan aristokrat yang terpelajar maupun rakyat jelata, sangat mempermudah bagi masuknya agama Islam ke dalam semua strata masyarakat. (1993, xi).
Praktek sufi ini adalah pada tingkat untuk menebal keyakinan dalam hati dan menjalin keakraban yang tinggi dalam konteks hubungan intim dengan Tuhan. Selain itu ilmu-ilmu dasar Islam seperti fikih, Tauhid, al-Quran dan al-Hadits serta lain-lain terus dipelajari.
Mahasiswa Malayo-Indonesia yang mendapat didikan di Mekkah dan Madinah pada musim haji atau setelah musim haji kembali ke Nusantara dan mengembangkan ilmu-ilmu itu kepada masyarakat setempat. (Azyumardi Azra, 1995, 17).
Samudra Pasai (1280-1400) adalah tempat penulisan kitab-kitab agama dan sastra Melayu. Yogyakarta (1400-1511) juga menampilkan hal yang serupa, ditambah lagi dengan cerita-cerita Hikayat pahlawan agung seperti Hikayat Amir Hamzah dan Hikayat Muhammad Ali Hanafiah yang dibaca untuk memulihkan semangat orang-orang Melayu untuk menentang Portugis pada 1511.
Acheh (1511-1650 M) menampilkan para sultan yang berminat kepada agama. Pusat studi agama didirikan. Sewaktu pemerintahan Sultan-sultan Iskandar Thani, Sultan Iskandar Muda dan Sultan Safiatuddin, ilmu pengetahuan khususnya agama dan tasawuf berkembang pesat.
Lahir di sini pujangga Hamzah Fansuri, Samsuddin al-Sumatrani, Nuruddin al-Raniri, Abdul Rauf Singkel, Bukhari al-Jauhari dan lain-lain. Hamzah Fansuri terkenal dengan buku-buku tasawuf aliran Wujudiah.
Suasana yang serupa lahir di Johor-Riau (1650-1800). Raja-raja Riau juga berminat pada ilmu pengetahuan agama dan sastra. Kota Penyegat menjadi pusat studi Islam dan banyak menerbitkan buku-buku bidang itu. Raja Ahmad, ayah Raja Ali adalah seorang yang sangat gemar pada ilmu agama. Raja Ali Haji adalah keluarga kerajaan yang menjadi alim dalam bahasa dan agama terutama ushuluddin dan tasawuf.
Peminat-peminat perkantoran klasik atau para pembaca yang ingin untuk mengetahui buku-buku dan corak ilmu dalam bidang-bidang sastra, fikih, ushuluddin, tasawuf, kisah nabi-nabi dan sebagainya bisa membaca buku Tenku Iskandar Sastra Klasik Melayu Sepanjang Abad (1995). Buku ini sangat komprehensif tentang judul yang dibicarakan di atas.
Setelah mendeteksi sejarah dan perkembangan pemikiran umat Melayu di Nusantara ini, penulis berpendapat skenario pemikiran, filsafat hidup dan budaya orang-orang Melayu sebelumnya mengitari-legar sekitar agama dan sastra. Alam Melayu didominasikan oleh paham ketuhanan, kemanusiaan dan kebudayaan. Bangsa Melayu dan lain-lain suku bangsa di kawasan ini telah menikmati kemajuan-kemajuan dalam bidang ini.
Namun seperti yang disebutkan di atas, ilmu-ilmu yang ada itu tidak luas dan tidak dapat menyelamatkan umat ini apabila diserang oleh misalnya bangsa-bangsa Barat.
Penentangan yang keras memang ada di lokasi-lokasi serangan yang terjadi, tetapi sejarah menampilkan umat ini kalah lalu tanah air yang subur ini dijajah. Sebab utama di sini adalah bangsa asing itu memiliki efisiensi yang lebih tinggi dibandingkan dengan kemampuan umat Melayu di daerah ini.
Inilah persoalan yang perlu diperhatikan, bahwa citra Islam yang tiba di daerah kita pada abad ke-13 itu adalah citra Islam yang sudah lemah dan mundur. Tidak seperti yang terjadi di Eropa di abad pertengahan, seperti yang telah disentuh di atas. Ilmu-ilmu yang mengalir ke Eropa meliputi ilmu-ilmu yang mampu memajukan pemikiran dan pencetusan ide-ide ilmiah seperti filsafat, matematika, fisika, kedokteran, etik, psikologi, politik, astronomi, kimia, dan optik musik.
Ilmu ini diambil dan dipelajari secara serius di Eropa yaitu di Pusat perguruan tinggi yang telah disebutkan di atas. Sebaliknya setelah umat Islam parah diserang dan ditaklukkan oleh bangsa Tartar dan Baghdad jatuh ke tangan mereka pada tahun 1258 M, maka ilmu yang disebutkan itu tidak sampai ke sini. Ilmu yang tiba bukanlah dari Baghdad, Harran Iskandariyah, Antiokh yaitu kota-kata intelektual dan ilmiah sebaliknya dari Mekkah. Dua kata ini adalah kota agama yang penting dalam Islam dan ilmunya adalah ilmu-ilmu agama dalam gugusan ushuluddin dan syariah serta kaya dengan praktek tasawuf. Jadi inilah ilmu-ilmu yang dipindahkan ke Nusantara.
Umat ini "maju" hanyalah dalam konteks terbatas. Perkembangan rasionalisme dan ilmiah yang disebutkan oleh Naguib juga adalah dirujuk dalam perkembangan-perkembangan ini dan dari sudut perubahan dari Hudisma-Buddisma ke Islam bukan seperti yang terjadi di Eropa di abad pertengahan.
Ilmu-ilmu yang mampu menghasilkan kemajuan dalam arti yang lebih luas tidak sampai ke daerah ini. Oleh itu kita terkebelakang hingga kini. Penjajahan yang terjadi hanya menambah parah pada situasi masyarakat yang sudah lemah!

dikutip dari: tayibah.com
Bagikan Share
Baca selengkapnya »»

Gunung sebagai Pasak - Keajaiban Ilmiah Al Qur'an

Sebuah buku berjudul Earth adalah buku pegangan rujukan di banyak universitas di seluruh dunia. Salah seorang pengarangnya adalah Profesor Emeritus Frank Press. Ia adalah Penasehat Ilmu Pengetahuan dari mantan Presiden Amerika Jimmy Carter dan selama 12 tahun menjadi presiden dari National Academy of Sciences, Washington, DC. Buku tersebut menyatakan bahwa gunung-gunung mempunyai akar di bawah mereka. Akar ini menghunjam dalam, sehingga seolah gunung-gunung mempunyai bentuk bagaikan pasak (lihat gambar 7 dan 8).


Gambar 7. Gunung-gunung memiliki akar yang dalam di bawah permukaan tanah. (Earth, Press dan Siever, hal. 413)
Gambar 7. Gunung-gunung memiliki akar yang dalam di bawah permukaan tanah. (Earth, Press dan Siever, hal. 413)
Gambar 8. Bagan potongan melintang. Gunung-gunung, sebagaimana pasak, memiliki akar yang menghunjam di bawah tanah. (Anatomy of the Earth, Cailleux, hal. 220)
Gambar 8. Bagan potongan melintang. Gunung-gunung, sebagaimana pasak, memiliki akar yang menghunjam di bawah tanah. (Anatomy of the Earth, Cailleux, hal. 220) 

Beginilah Al Qur'an menjelaskan tentang gunung-gunung. Allah berfirman:
أَلَمْ نَجْعَلِ الْأَرْضَ مِهَادًا وَالْجِبَالَ أَوْتَادًا
Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan, dan gunung-gunung sebagai pasak? (An Naba', 78: 6-7)
Ilmu bumi moderen telah membuktikan bahwa gunung-gunung memiliki akar di dalam tanah dan akar ini dapat mencapai kedalaman yang berlipat dari ketinggian mereka di atas permukaan tanah. Jadi, kata yang paling tepat untuk menggambarkan gunung-gunung berdasarkan informasi ini adalah kata "pasak" karena bagian terbesar dari sebuah pasak tersembunyi di dalam tanah. Pengetahuan semacam ini, tentang gunung-gunung yang memiliki akar yang dalam, baru diperkenalkan di paruh kedua dari abad ke-19.
Sebagaimana pasak yang digunakan untuk menahan atau mencencang sesuatu agar kokoh, gunung-gunung juga memiliki fungsi penting dalam menyetabilkan kerak bumi. Mereka mencegah goyahnya tanah. Allah berfirman:
وَأَلْقَىٰ فِي الْأَرْضِ رَوَاسِيَ أَنْ تَمِيدَ بِكُمْ وَأَنْهَارًا وَسُبُلًا لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ
Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk. (An Nahl, 16:15)
Maha Benar Allah yang Maha Agung.
Bagikan Share
Baca selengkapnya »»

Pembentukan Awan Hujan - Keajaiban Ilmiah Al Qur'an



Para ilmuwan telah mempelajari berbagai jenis awan dan menyadari bahwa awan pembawa hujan terbentuk dengan sistem dan urutan tertentu. Bentuknya pun tertentu dan terkait dengan jenis angin dan tipe awan.
Salah satu awan pembawa hujan adalah awam CUMULONIMBUS. Ahli cuaca telah mempelajari pembentukan jenis awan ini dan bagaimana ia menghasilkan hujan, es, serta petir.
Mereka menemukan bahwa awan cumulonimbus melewati urutan berikut ini untuk menghasilkan hujan:
  • 1. Awan didorong oleh angin: Awan cumulonimbus mulai terbentuk ketika angin mendorong beberapa awan kecil (awan cumulus) ke daerah tempat berkumpulnya awan-awan ini.
  • 2. Penyatuan: Kemudian awan-awan kecil ini bergabung, menyatu dan membentuk awan yang lebih besar.
  • 3. Penumpukan: Ketika awan-awan kecil ini bersatu, dorongan ke atas pada bagian dalam awan yang semakin besar ini meningkat. Dorongan ke atas pada bagian tengah awan lebih kuat dibandingkan dengan pada bagian pinggir. Alhasil tubuh awan ini tumbuh semakin besar secara vertikal, sehingga seolah-olah awan ini ditumpuk-tumpuk. Pertumbuhan ke atas ini menjadikan tubuh awan mencapai daerah yang lebih dingin pada lapisan atmosfer atas. Di sanalah tetesan-tetesan air dan butiran es terbentuk dan mulai tumbuh semakin besar. Ketika butiran air dan es ini telah lebih besar dan berat dibandingkan dengan dorongan ke atas yang menyangga mereka, jatuhlah air dan es ini sebagai gerimis, hujan ataupun hujan es.
Pembentukan awan hujan. Keajaiban ilmiah al Qur'an.
Awan-awan kecil (kumulus) berarak menuju daerah pertemuan di dekat cakrawala, di mana kita bisa melihat sebuah awan cumulonimbus yang besar (Clouds and Storms, Ludlam, plate 7.4.)
Penumpukan awan hujan. Keajaiban ilmiah al Qur'an.
(A) Awan-awan kecil yang terpisah-pisah. (B) Ketika awan-awan kecil ini bergabung bersama, dorongan ke atas pada bagian tengah awan yang lebih besar semakin meningkat sehingga, awan ini tumbuh ke atas. Butiran air diberikan tanda bintik-bintik hitam. (The Atmosphere, Anthes and others, hal. 269.)
Terbentuknya hujan. Keajaiban ilmiah al Qur'an.
Awan cumulonimbus. Setelah ditumpuk ke atas, air hujan turun darinya.(Weather and Climate, Bodin, hal. 123.)

Rincian pembentukan awan di dalam Al Qur'an

Allah telah berfirman di dalam Al Qur'an:
أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يُزْجِي سَحَابًا ثُمَّ يُؤَلِّفُ بَيْنَهُ ثُمَّ يَجْعَلُهُ رُكَامًا فَتَرَى الْوَدْقَ يَخْرُجُ مِنْ خِلَالِهِ
Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya... [An Nuur(24): 43]
Para ahli cuaca mengetahui rincian pembentukan awan, strukturnya dan cara kerjanya setelah melalui berbagai macam penelitian, pengamatan menggunakan alat-alat canggih. Mereka baru bisa menceritakan proses tersebut dengan bantuan alat-alat moderen seperti pesawat, satelit, komputer, balon udara dan peralatan lainnya. Mereka harus mempelajari angin serta arah pergerakannya. Mereka harus mengukur kelembaban udara dan variasinya serta menentukan jenis dan keragaman tekanan udara.
Kelanjutan ayat di atas, setelah menyebutkan awan dan hujan, adalah membicarakan es dan petir:
... dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan. [An Nuur(24): 43]
Para ahli cuaca telah menemukan bahwa awan cumulonimbus yang menghasilkan hujan es ini dapat mencapai ketinggian hingga 7 sampai 9 kilometer. Dapat kita bayangkan bahwa awan ini memang ukurannya benar-benar seperti gunung sebagaimana yang disebutkan di dalam ayat Al Qur'an di atas: "... dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung,...".

Proses terjadinya Kilat

Ayat di atas juga menghubungkan awan, es dan terjadinya petir atau kilat. Apakah es merupakan faktor penentu pembentukan kilat?
Mari kita kaji sebuah buku berjudul: Meteorology Today. Di sana diterangkan bahwa sebuah awan akan menjadi bermuatan listrik ketika bongkahan es jatuh melalui daerah di dalam awan yang berisi kristal es dan tetes air super-dingin. Ketika tetes-tetes air ini bertumbukan dengan bongkahan es, mereka langsung membeku dan melepaskan panas. Panas ini menjadikan permukaan bongkahan es lebih hangat dari kristal-kristal es di sekelilingnya. Ketika bongkahan es bertumbukan dengan kristal es, sebuah peristiwa penting terjadi: elektron mengalir dari benda yang lebih dingin ke benda yang lebih hangat. Karenanya, kini bongkahan es menjadi bermuatan negatif. Hal serupa juga terjadi saat tetesan air super-dingin bertumbukan dengan bongkahan es dan melontarkan butiran-butiran halus es bermuatan positif. Partikel-partikel yang lebih ringan dan bermuatan positif ini kemudian terangkat ke bagian atas dari awan. Sementara itu, bongkahan es yang kini bermuatan negatif jatuh turun dan berkumpul di bagian bawah awan. Karena itulah kini terjadi perbedaan muatan listrik antara bagian atas dan bawah awan. Muatan negatif ini kemudian dilepaskan dalam bentuk kilat atau petir.
Demikianlah, Allah telah menerangkan sebuah fakta ilmiah yang baru terungkap oleh ilmu pengetahuan moderen. Sebuah keajaiban ilmiah yang tidak mungkin diketahui rinciannya oleh orang-orang di jaman diturunkannya Al Qur'an.
Allahu Akbar!
Bagikan Share
Baca selengkapnya »»

10 Mesjid Tertua di dunia

Van Explore — Masjid atau mesjid adalah rumah tempat ibadah umat Muslim. Masjid artinya tempat sujud, dan mesjid berukuran kecil juga disebut musholla, langgar atau surau. Selain tempat ibadah masjid juga merupakan pusat kehidupan komunitas muslim. Kegiatan - kegiatan perayaan hari besar, diskusi, kajian agama, ceramah dan belajar Al Qur'an sering dilaksanakan di Masjid. Bahkan dalam sejarah Islam, masjid turut memegang peranan dalam aktivitas sosial kemasyarakatan hingga kemiliteran.
1. Quba mosque
pertama dibangun: 622
lokasi: Madinah
negara: Arab saudi

masjid quba di lingkungan terpencil madinah di arab saudi, merupakan masjid tertua di dunia. Batu pertamanya yang diposisikan oleh nabi islam muhammad pada emigrasi dari kota mekah ke madinah dan masjid ini selesai dengan temannya. Muhammad menghabiskan lebih dari 20 malam di masjid (setelah bermigrasi) berdoa qasr (sebuah doa pendek) sambil menunggu ali yang rumahnya di belakang masjid ini.

2 Al-Masjid al-Nabawi, Saudi Arabia
pertama dibangun: 622
lokasi: Madinah
negara: Arab saudi

al-masjid al nabawi, yang sering disebut masjid nabi adalah sebuah masjid yang terletak di kota madinah. Sebagai tempat peristirahatan terakhir islam nabi muhammad, itu dianggap tempat paling suci kedua dalam islam oleh umat islam (yang pertama adalah masjid al-haram di mekkah). Masjid ini berada di bawah kendali penjaga dua masjid suci.

3. Masjid al-Qiblatain, Saudi Arabia
pertama dibangun: 623
lokasi: Madinah
negara: Arab saudi

masjid al-qiblatain (masjid dua qiblas) adalah sebuah masjid di madinah yang secara historis penting bagi umat islam sebagai tempat dimana nabi muhammad, memimpin doa, dikatakan telah diperintahkan untuk mengubah arah shalat (kiblat) dari yerusalem ke mekah. Jadi unik yang terdapat relung doa dua (mihrabs). Baru-baru ini masjid tersebut direnovasi, menghapus niche doa tua menghadap ke yerusalem dan meninggalkan satu menghadap mekah.

4. Jawatha Mosque, Saudi Arabia
pertama dibangun: 629
lokasi: Al kilabiyah
negara: Arab saudi

jawatha mosque (juga salah dieja al-jawana) terletak di desa al-kilabiyah, sekitar 12km timur laut hofuf, al-ahsa, arab saudi. Itu adalah awal masjid yang dibangun di arabia timur dan sebagian besar struktur asli di reruntuhan. Tempat ini masih digunakan untuk doa.

5. Masjid al-Haram, Saudi Arabia

pertama dibangun: 638
lokasi: Mekkah
negara: Arab saudi

al-masjid al-haram merupakan salah satu masjid terbesar di dunia. Terletak di kota mekah, itu mengelilingi ka'bah, tempat yang gilirannya umat islam di seluruh dunia untuk sementara menawarkan doa-doa sehari-hari dan merupakan tempat suci islam. Masjid ini juga dikenal sebagai masjid agung.

6. Great Mosque of Kufa, Iraq
pertama dibangun: 639
lokasi: Kufa
negara: Irak

masjid agung kufah, atau masjid al-kufah, atau masjid-al-azam terletak di kufah, irak, merupakan salah satu masjid paling awal dalam islam. Dibangun pada abad ke-7, berisi sisa-sisa muslim ibn 'aqil - sepupu pertama dari husain bin' ali, rekan hani nya ibn 'urwa, dan mukhtar al-thaqafī revolusioner.

7. Mosque of Uqba, Tunisia
pertama dibangun: 670
lokasi: Kairouan
negara: Tunisia

masjid uqba, juga dikenal sebagai masjid agung kairouan, merupakan salah satu masjid paling penting di tunisia, terletak di kota warisan dunia unesco kairouan.

8. Imam Hussain Mosque, Iraq
pertama dibangun: 680
lokasi: Karbala
negara: Irak

ali bin husain vihara 'adalah sebuah tempat suci syiah islam di kota karbala, irak. Ia berdiri di lokasi makam ali, cucu kedua muhammad, dekat tempat di mana ia terbunuh selama pertempuran karbala pada 680 masehi makam husain bin 'ali bin husain adalah salah satu tempat suci untuk shi 'sebagai luar mekah dan madinah, dan banyak berziarah ke situs. Setiap tahun, jutaan peziarah mengunjungi kota untuk mengamati 'asyura, yang menandai ulang tahun husain bin' ali kematian.

9.Al-Aqsa Mosque, Jerusalem
pertama dibangun: 705
lokasi: Jerusalem
negara:

masjid al-aqsa, adalah tempat suci islam di kota lama yerusalem. Tempat yang termasuk masjid (bersama dengan kubah batu), juga disebut sebagai al-haram ash-sharif atau "suci noble sanctuary", adalah temple mount, situs paling suci dalam yudaisme, tempat di mana pertama dan kedua candi yang berlaku umum untuk memiliki berdiri. Muslim percaya bahwa muhammad adalah diangkut dari masjidilharam di mekah ke al-aqsa selama perjalanan malam. Tradisi islam menyatakan bahwa muhammad memimpin doa terhadap situs ini sampai bulan ketujuh belas setelah emigrasi, ketika tuhan mengarahkan dia untuk mengubah arah kabah

10. Al-Zaytuna Mosque, Tunisia
pertama dibangun: 709
lokasi: Tunis
negara: Tunisia

masjid al-zaytuna, atau ez-zitouna atau ezzitouna masjid adalah sebuah masjid besar di tunis, dekat pantai utara afrika.
Bagikan Share
Baca selengkapnya »»